Rabu, 14 September 2011

RAHASIA KEDUTAN


Secara ilmiah kedutan adalah kontraksi yang melibatkan otot orbicularis oculi. Kedutan terjadi karena serabut saraf di dalam otak mengalami kontraksi sesaat. Denyutan pembuluh darah tiba-tiba seperti mengalami rangsangan (kontraksi) yang membangkitkan aliran listrik melalui nervus facialis yang membuat mata kejang sesaat. Salah satu factor penyebabnya kelelahan, stress, mata lelah, kafein, mata kering, dan alergi.
Bagaimana dengan perspektif mitos, ternyata kedutan merupakan firasat seseorang yang diceritakan dan mengalami reinforcement (penguatan) sehingga hasil akhirnya adalah sugesti. Firasat sendiri menurut Tirmidzi menjelaskan bahwa bisa memiliki dua pengertian, yakni Allah menyusupkan firasat itu di hati para wali-Nya, sehingga mereka mengetahui kondisi seseorang sebagai bagian dari karomah, atau memiliki ketepatan wawasan, dugaan dan kemantapan. Makna kedua, dia mendapatkan (firasat) itu berdasarkan pengalaman, keadaan, ata perilaku kebiasaan yang dengannya bisa diketahui kondisi manusia.
Namun dengan tegas Allah telah memperingatkan untuk tidak menduga-duga suatu perkara ghaib, “Dan kebanyakan mereka tidak mengikuti kecuali persangkaan saja. Sesungguhnya persangkaan itu tidak sedikitpun berguna untuk mencapai kebenaran.” (QS. Yunus: 36). Penegasan Al-qur'an ini menegaskan kepada kita bahwa segala sesuatunya itu ujungnya adalah pengujian kebenaran. Kebenaran sendiri dapat diperoleh dari benar jika sesuai (the correspondence theory of truth) dan benar jika ada guna.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar