Rabu, 11 Januari 2012

saya dan indahnya peduli,nikmatnya berbagi...

saya ada proyek tulisan baru karena lomba dengan hadiah sebesar 750.000 rupiah. temanya indahnya peduli, nikmatnya berbagi. saya bingung harus memulainya dari mana. melihat mimik wajah orang-orang yang memberi sedekah. melihat mimik wajah orang yang meminta sedekah. bertanya kepada orang yang memberi sedekah. atau bertanya kepada orang yang meminta sedekah.
ketika membaca tema di atas saya langsung berpikir bagaimana mendeskripsikan kata peduli agar mudah diserap, dibayangkan kemudian diterapkan orang lain (red.pembaca) dalam hidupnya agar nikmatnya bisa kita rasakan bersama. namun ketika membaca lanjutan tema "nikmatnya berbagi" pikiran saya selanjutnya adalah ternyata nikmat dari peduli itu bisa dirasakan dengan cara berbagi. berbagi apa saja. apa saja yang kamu punya, BAGILAH! kira-kira seperti itu. bahkan kalau saya baca beberapa majalah, ada yang berbagi walaupun pribadinya tidak memiliki apapun yang bisa di bagi. kemudian saya bertanya berarti tidak semua orang bisa berbagi dong?. sebenarnya apa saja yang bisa saya bagi. saya juga ada niat untuk berbagi.
peduli itu seperti membaca skiming. sekedar lewat kemudian terbesit kata "kasihan orang itu". owh, ternyata ketika saya merasa iba, disaat itulah aku peduli. bagaimana jika yang jadi objek penglihatan saya adalah benda mati. mungkin, air sungai. menurut saya itu sudah peduli.
http://permacultureprinciples.com
lalu bagaimana dengan konsep nikmat berbagi. ketika berbicara nikmat berarti ada kepuasan yang dirasakan pribadi dari kegiatan yang dilakukan.
(bersambung....)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar