ketika membaca tema di atas saya langsung berpikir bagaimana mendeskripsikan kata peduli agar mudah diserap, dibayangkan kemudian diterapkan orang lain (red.pembaca) dalam hidupnya agar nikmatnya bisa kita rasakan bersama. namun ketika membaca lanjutan tema "nikmatnya berbagi" pikiran saya selanjutnya adalah ternyata nikmat dari peduli itu bisa dirasakan dengan cara berbagi. berbagi apa saja. apa saja yang kamu punya, BAGILAH! kira-kira seperti itu. bahkan kalau saya baca beberapa majalah, ada yang berbagi walaupun pribadinya tidak memiliki apapun yang bisa di bagi. kemudian saya bertanya berarti tidak semua orang bisa berbagi dong?. sebenarnya apa saja yang bisa saya bagi. saya juga ada niat untuk berbagi.
peduli itu seperti membaca skiming. sekedar lewat kemudian terbesit kata "kasihan orang itu". owh, ternyata ketika saya merasa iba, disaat itulah aku peduli. bagaimana jika yang jadi objek penglihatan saya adalah benda mati. mungkin, air sungai. menurut saya itu sudah peduli.
![]() |
| http://permacultureprinciples.com |
(bersambung....)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar